SEM Structural Equation Modelling
Struktur persamaan modeling (SEM) adalah keluarga dari metode statistik yang dirancang untuk menguji model konseptual atau teoritis.[1] Beberapa metode SEM umum termasukanalisis konfirmatori faktor, analisis jalur, danpemodelan pertumbuhan laten. [2] Istilah "model persamaan struktural "paling sering mengacu pada kombinasi dari dua hal:" model pengukuran "yang mendefinisikanvariabel laten menggunakan satu atau lebihvariabel yang diamati, dan" model regresi struktural "yang menghubungkan variabel laten bersama-sama. [1] [3] Bagian-bagian dari model persamaan struktural terkait satu sama lain menggunakan sistem simultanpersamaan regresi. [4]
SEM banyak digunakan dalam ilmu-ilmu sosial karena kemampuannya untuk mengisolasi kesalahan pengamatan dari pengukuran variabel laten. [5] Untuk memberikan contoh sederhana, konsepkecerdasan manusia tidak dapat diukur secara langsung sebagai salah satu bisa mengukur tinggi atau berat. Sebaliknya, psikolog mengembangkan teori kecerdasan dan menulis instrumen pengukuran dengan item (pertanyaan) yang dirancang untuk mengukur kecerdasan menurut teori mereka.[6] Mereka kemudian akan menggunakan SEM untuk menguji teori mereka menggunakan data yang dikumpulkan dari orang-orang yang mengambil tes kecerdasan mereka.Dengan SEM, "kecerdasan" akan menjadi variabel laten dan item tes akan menjadi variabel yang diamati.
Sebuah model sederhana menunjukkan bahwa kecerdasan (yang diukur dengan lima pertanyaan) dapat memprediksi kinerja akademik (yang diukur dengan SAT, ACT, dan sekolah tinggi IPK) ditampilkan di bawah.Dalam diagram SEM, variabel laten biasanya ditampilkan sebagai oval dan mengamati variabel sebagai persegi panjang. Diagram di bawah menunjukkan bagaimana error (e) mempengaruhi setiap pertanyaan kecerdasan dan skor SAT, ACT, dan IPK, tetapi tidak mempengaruhi variabel laten. SEM memberikan perkiraan numerik untuk masing-masing parameter (panah) dalam model untuk menunjukkan kekuatan hubungan. Dengan demikian, selain menguji teori secara keseluruhan, SEM karena itu memungkinkan peneliti untuk mendiagnosa yang diamati variabel indikator yang baik dari variabel laten. [7]
Studi modern biasanya menguji banyak model yang lebih spesifik yang melibatkan beberapa teori, misalnya, Jansen, Scherer, dan Schroeders (2015) mempelajari bagaimana konsep diri dan self-efficacy mempengaruhi hasil pendidikan siswa. [8]SEM juga digunakan dalam ilmu, [9] bisnis, [10]pendidikan, [11] dan bidang lainnya.
Comments